EVALUASI TEBAL PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) PADA JALAN TOL TEBING TINGGI – SERBELAWAN BERDASARKAN METODE BINA MARGA 2017 DAN PCA

Authors

  • Deardo Samuel Saragih Universitas Simalungun
  • Ira Modifa Tarigan Universitas Simalungun
  • Arif Rinaldi Universitas Simalungun

Keywords:

Perkerasan Kaku Beban Ekivalen, Bina Marga, Portland Cement Assosiation

Abstract

Jalan Tol Tebing Tinggi - Serbelawan merupakan bagian dari sistem transportasi sebagai pelayanan sarana infrastruktur bagi dampak pertumbuhan jumlah penduduk. Guna memenuhi kebutuhan tersebut perencanaan perkerasan baru diperlukan untuk melayani kebutuhan lalu lintas di masa yang akan datang. Perkerasan kaku adalah suatu susunan konstruksi perkerasan dimana sebagai lapisan atas dipergunakan pelat beton, yang terletak di atas pondasi atau langsung diatas tanah dasar (Bina Marga). Konsep dari perencanaan perkerasan kaku (beton semen) cara Bina Marga direncanakan terhadap konfigurasi beban sumbu yang mengakibatkan tegangan terbesar pada pelat. Demikian pula dalam metode Portlan Cement Assosiation, perhitungan didapat hampir sama dengan metode Bina marga, akan tetapi dalam menentukan lintas harian rencana kendaraan hanya menghitung beban sumbu truk saja. Perencanaan Tebal Pelat beton perkerasan jalan dengan menggunakan metode Bina Marga, dan Portland Cement Assosiation terdapat perbedaan, Hal ini akibat dari perhitungan masingmasing metode.

Author Biography

Deardo Samuel Saragih, Universitas Simalungun

Jurnal Santeksipil merupakan jurnal ilmiah Program Studi sipil Fakultas Teknik Universitas Simalungun yang diterbitkan 3 kali dalam setahun pada bulan April, Agustus dan Desember. Maksud dari penerbitan merupakan wadah komunikasi ilmiah dan juga penyebarluasan hasil penelitian, studi literature dalam bidang teknik sipil atau ilmu terkait.

Published

2020-12-30