ANALISIS BIAYA DAN PENDAPATAN SERTA KELAYAKAN USAHA TANI CABAI RAWIT TUMPANG SARI DENGAN TANAMAN KOPI  (Studi Kasus di Desa Sihemun  Baru, Sibuntuon dan Silabah Jaya, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun)

Authors

  • Hotmantuah Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Simalungun Author
  • Marlan Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Simalungun Author
  • Sahat Maruliatua Tamba Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Simalungun Author

Keywords:

Cabai Rawit, Tumpang Sari, Analisis Biaya, Pendapatan, Kelayakan

Abstract

Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) Penelitian dilaksanakan pada bulan agustus-september tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah non probability sampling dengan perhitungan sampel menggunakan rumus Slovin dengan jumlah responden sebanyak 30 petani sampel dengan sistem tumpang sari kopi. Analisis data secara dilakukan dengan menghitung biaya produksi, penerimaan, pendapatan serta analisis R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani cabai rawit di daerah penelitian dapat disimpulkan menguntungkan dengan selisih yang cukup besar jika penerimaan dikurangi total biaya usahatani yaitu Rp.42.096.867,- atau setara dengan 44,44 persen dari total penerimaan. Nilai R/C ratio petani cabai rawit di daerah penelitian sebesar 1,80 yang berarti setiap Rp.1,- biaya usahatani  yang dikeluarkan oleh petani dapat menghasilkan penerimaan sebesar Rp.1,80,-  sehingga dapat dikatakan usahatani ini layak untuk diusahakan.

Published

2022-08-01