ANALISIS PENDAPATAN KELAYAKAN USAHATANI KACANG TANAH DI KECAMATAN TANAH JAWA KABUPATEN SIMALUNGUN
Kata Kunci:
Usahatani Kacang Tanah, Pendapatan, Kelayakan Usaha, R/C Ratio, Regresi Linear BergandaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendapatan dan kelayakan usahatani kacang tanah di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun serta menganalisis pengaruh faktor luas lahan, modal, dan biaya tenaga kerja terhadap pendapatan petani kacang tanah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2025 hingga April 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 30 petani yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder, yang dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis pendapatan, kelayakan usaha (R/C ratio), dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan bersih petani kacang tanah sebesar Rp7.466.683,67 per musim tanam, dengan nilai R/C ratio sebesar 2,9 yang berarti setiap Rp1 biaya produksi menghasilkan penerimaan Rp2,9. Hal ini menunjukkan bahwa usahatani kacang tanah layak untuk diusahakan dan memberikan keuntungan bagi petani. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa luas lahan (X₁), modal (X₂), dan biaya tenaga kerja (X₃) berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani kacang tanah. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,999, yang berarti 99,9% variasi pendapatan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JURNAL AGRILINK: KAJIAN AGRIBISNIS DAN RUMPUN ILMU SOSIOLOGI PERTANIAN

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





