PERBANDINGAN DAYA SAING EKSPOR CRUDE PALM OIL (CPO) INDONESIA MALAYSIA DI NEGARA TUJUAN EKSPOR
Kata Kunci:
CPO, Competisi, Ekspor, Indonesia, Malaysia RCAAbstrak
Perdagangan internasional memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi negara, termasuk Indonesia, dan merupakan salah satu penggerak utama ekonomi. Perdagangan internasional menawarkan berbagai keuntungan melalui produksi barang berkualitas tinggi komperatif dan mampu mendorong investasi asing di negara-negara pengekspor utama minyak sawit mentah (CPO), yaitu Indonesia dan Malaysia,yaitu India dan Tiongkok. Studi ini menggunakan Revealed Comparative Advantage (RCA) sebagai ukuran. kekuatan ekspor relatif suatu negara terhadap rata-rata dunia. Data yang digunakan mencakup volume dan nilai ekspor periode 2014 hingga proyeksi 2025 Indonesia dan Malaysia memiliki keunggulan yang signifikan di pasar, menurut hasil penelitian India dan Tiongkok dengan nilai RCA > 1. Indonesia secara konsisten memiliki nilai RCA yang lebih tinggi dibandingkan Malaysia, yang menunjukkan spesialisasi ekspor yang lebih kuat pada komoditas CPO mentah karena didukung oleh ketersediaan lahan yang luas dan biaya produksi yang rendah. Sementara itu, daya saing Malaysia lebih didorong oleh efisiensi teknologi, kualitas produk, dan kebijakan hilirisasi yang fokus pada produk turunan seperti oleokimia. Faktor internal, seperti kebijakan pajak ekspor, dan faktor eksternal, seperti kepekaan impor negara target, memengaruhi fluktuasi daya saing.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JURNAL AGRILINK: KAJIAN AGRIBISNIS DAN RUMPUN ILMU SOSIOLOGI PERTANIAN

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





