Konflik Lahan Antara Perkebunan Kelapa Sawit Perusahaan dan Masyarakat Kecamatan Sipispis
Kata Kunci:
Konflik, Lahan, PerkebunanAbstrak
Ekspansi perkebunan kelapa sawit yang masih mengakibatkan dampak sosial, ekonomi dan lingkungan. Salah satu dampak sosial yang terjadi akibat ekspansi perkebunan sawit adalah konflik sosial. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis relasi antara ekspansi perkebunan kelapa sawit dan konflik sosial di Kecamatan Sipispis, Sumatera Utara. Ekspansi perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu faktor pemicu konflik sosial di pedesaan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Informan yang diwawancarai adalah beberapa masyarakat dan mandor kebun. Data sekunder dikutip dari arsip surat-menyurat masyarakat dan informasi dari media massa. Hasil penelitian ini menunjukkan dua tipe ekspansi perkebunan kelapa sawit, yaitu ekspansi informal dan ekspansi formal. Ekspansi informal hanya menyebabkan konflik lahan, sedangkan ekspansi formal menyebabkan konflik yang lebih beragam, yaitu konflik lahan dan konflik akibat aktivitas perkebunan kelapa sawit
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 JURNAL AGRILINK: KAJIAN AGRIBISNIS DAN RUMPUN ILMU SOSIOLOGI PERTANIAN

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





