PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN KEANEKARAGAMAN HAYATI
DOI:
https://doi.org/10.36985/9s8khk23Kata Kunci:
Problem Based Learning, Berpikir Kritis, Keanekaragaman Hayati, Hasil Belajar SiswaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran keanekaragaman hayati. Penelitian ini dilaksanakan di SMA dengan menggunakan metode eksperimen sederhana melalui pemberian pretest dan posttest kepada siswa. Model pembelajaran Problem Based Learning diterapkan karena mampu melibatkan siswa secara aktif dalam memecahkan masalah sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis siswa pada materi keanekaragaman hayati. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai posttest siswa memperoleh mean sebesar 93, median 95, dan modus 95. Sedangkan pada nilai pretest diperoleh mean 95, median 95, dan modus 95. Penerapan model Problem Based Learning memberikan pengaruh positif terhadap proses pembelajaran karena siswa menjadi lebih aktif, mampu bekerja sama, serta lebih terampil dalam menganalisis dan memecahkan masalah yang berkaitan dengan keanekaragaman hayati. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran keanekaragaman hayati.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Merry Time Cristin Laia, Putri Kumalasari (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.