Rekayasa Ulang Anatomi Organisasi Untuk Mendorong Inovasi Dan Keunggulan Ekonomi: Studi Pada AMIK Parbina Nusantara Pematangsiantar
DOI:
https://doi.org/10.36985/y767pj86Keywords:
Rekayasa Ulang Organisasi, Kemampuan Inovasi, Keunggulan Ekonomi, Pendidikan Tinggi, Anatomi OrganisasiAbstract
Rekayasa ulang organisasi telah menjadi strategi kritis bagi institusi pendidikan untuk mempertahankan daya saing di era digital. Penelitian ini mengkaji implementasi rekayasa ulang anatomi organisasi pada AMIK Parbina Nusantara Pematangsiantar dan dampaknya terhadap kemampuan inovasi serta keunggulan ekonomi. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 42 responden yang terdiri atas dosen, staf administrasi, dan manajemen, data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekayasa ulang organisasi berpengaruh signifikan terhadap kemampuan inovasi (β = 0,742, p < 0,001) dan keunggulan ekonomi (β = 0,689, p < 0,001). Kemampuan inovasi juga memediasi hubungan antara rekayasa ulang organisasi dengan keunggulan ekonomi (β = 0,456, p < 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa restrukturisasi anatomi organisasi melalui simplifikasi proses, integrasi teknologi, dan transformasi budaya secara efektif meningkatkan kinerja institusi. Penelitian ini berkontribusi pada literatur manajemen perubahan organisasi di institusi pendidikan tinggi dan memberikan implikasi praktis bagi pemimpin akademik yang mencari keunggulan kompetitif berkelanjutan
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rusmayani Tambun, Rosmey Meriaty Siregar, Heriady Gultom, Benry Silaban, Lustani Samosir (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




