Strategi Pemasaran UMKM Roti Ketawa “KUSUKA” Dalam Menghadapi Persaingan Pasar Di Kota Pematangsiantar
DOI:
https://doi.org/10.36985/ykgm1471Keywords:
Strategi Pemasaran, UMKM, Roti Ketawa, Persaingan Pasar, PematangsiantarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh UMKM Roti Ketawa “Kusuka” dalam menghadapi persaingan pasar oleh-oleh di Kota Pematangsiantar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap pemilik usaha serta pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran UMKM Roti Ketawa “Kusuka” berfokus pada penerapan bauran pemasaran yang meliputi produk, harga, tempat, dan promosi. Aspek produk menjadi kekuatan utama melalui konsistensi kualitas, cita rasa khas, dan respon pasar yang sangat positif terhadap tekstur, aroma, dan stabilitas mutu. Pada aspek harga, UMKM menetapkan harga yang sesuai dengan daya beli masyarakat dan dinilai sepadan dengan kualitas produk. Distribusi dilakukan secara lokal dan luar daerah, meskipun masih menggunakan metode tradisional tanpa dukungan platform digital. Strategi promosi masih terbatas pada penjualan langsung dan rekomendasi pelanggan, sedangkan promosi digital belum dimanfaatkan secara optimal. Faktor pendukung strategi pemasaran meliputi loyalitas pelanggan, kualitas produk, persepsi harga yang wajar, serta reputasi positif sebagai salah satu oleh-oleh khas Pematangsiantar. Sementara itu, faktor penghambat terdiri atas minimnya promosi digital, desain kemasan yang kurang inovatif, serta keterbatasan sumber daya manusia dalam pengelolaan pemasaran daring. Secara keseluruhan, strategi pemasaran UMKM Roti Ketawa “Kusuka” dinilai cukup efektif, namun masih memerlukan penguatan pada aspek digital marketing, inovasi kemasan, dan pemanfaatan platform e-commerce untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Resna Napitu, Vivi Anggraini Tan, Anggi Dwi Fany, Fachriza D Akmal, Johanes Wilfrid Pangihutan Purba, Pirma Simbolon

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




