
Etika Publikasi
Pernyataan kode etik ilmiah ini merupakan pernyataan kode etik semua pihak yang terlibat dalam proses publikasi jurnal ilmiah ini yaitu pengelola, editor, mitra bestari, dan penulis (author)
Kode Etika Publikasi Ilmiah pada intinya menjunjung tiga nilai etika dalam publikasi, yaitu:
- Kenetralan, yakni bebas dari pertentangan kepentingan dalam pengelolaan publikasi.
- Keadilan, yakni memberikan hak kepengarangan kepada yang berhak sebagai pengarang.
- Kejujuran, yakni bebas dari duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme dalam publikasi
Tugas dan Tanggung Jawab Penerbit :
- Penerbit Jurnal Agrilink : bertanggungjawab menerbitkan naskah yang setelah melalui proses editing, penelaahan, dan layout sesuai dengan kaidah penerbitan Jurnal Ilmiah,
- Penerbit Jurnal Agrilink : bertanggungjawab menjamin kebebasan akademik bagi para editor dan Mitra Bestari dalam menjalankan tugasnya masing – masing,
- Penerbit Jurnal Agrilink: bertanggungjawab menjaga privasi dan melindungi kekayaan intelektual dan hak cipta, dan kebebasan editorial.
Tugas dan Tanggung Jawab Journal Manager
- Journal Manager Jurnal Agrilink: Menentukan nama jurnal ruang lingkup kajian, penskalaan, dan penerapan akreditasi jika diperlukan. Menentukan papan editor,
- Mendefinisikan hubungan antara penerbit, editor, peer reviewer, dan lainnya dalam kontrak,
- Menghargai masalah rahasia untuk peneliti, penulis, editor, dan peninjau sejawat yang berkontribusi,
- Menerapkan norma dan ketentuan tentang hak kekayaan intelektual, khususnya hak cipta,
- Melakukan review kebijakan jurnal dan menginformasikan kepada penulis, dewan editor, peer reviewer dan pembaca,
- Memberikan pedoman etika untuk editor dan peer reviewer,
- Menerbitkan jurnal secara teratur,
- Menjamin ketersediaan dana untuk keberlanjutan jurnal,
- Membangun jaringan lembaga penelitian dan lembaga terkait,
- Mempersiapkan perizinan dan aspek legalitas lainnya.
Tugas dan Tanggung Jawab Editor
- Editor Jurnal Agrilink : bertanggungjawab dalam memutuskan naskah yang layak dipublikasikan melalui rapat dewan editor yang mengacu pada persyaratan hukum yang berlaku mengenai pencemaran nama baik, pelanggaran hak cipta, duplikasi, fabrikasi data, falsifikasi data dan plagiarism,
- Dalam proses penelaahan dan penerimaan naskah, tim editor Manajemen : Jurnal Ekonomi berasaskan pada asas kesamaan perlakuan dalam pengambilan keputusan untuk mempublikasi naskah dengan tidak membedakan ras, jenis kelamin, agama, etnis, kewarganegaraan, atau ideologi politik penulis,
- Editor dan tim editorial Jurnal Agrilink: tidak akan mengungkapkan setiap informasi tentang naskah atau naskah yang masuk kecuali atas izin penulisnya,
- Naskah yang tidak diterbitkan tidak akan digunakan oleh penelitian editor Jurnal Agrilink untuk kepentingannya sendiri dan akan dikembalikan langsung kepada penulisnya
Tugas dan Tanggung Jawab Peer Review
- Mengkaji makalah dan menyerahkan hasilnya kepada editor, sebagai penentu kelayakan makalah untuk diterbitkan,
- Tidak melakukan studi ilmiah terhadap makalah yang melibatkannya, secara langsung atau tidak langsung,
- Memberikan saran, masukan dan rekomendasi positif tentang naskah ilmiah,
- Menjaga privasi penulis dengan tidak menyebarkan hasil koreksi, saran, dan rekomendasi suatu naskah,
- Mendorong penulis untuk memperbaiki naskah,
- Meninjau kembali makalah yang telah diperbaiki sesuai dengan standar yang ditetapkan,
- Makalah direview secara tepat waktu sesuai gaya yang diterbitkan berdasarkan prinsip ilmiah (metode pengumpulan data, legalitas penulis, kesimpulan, dll) yang telah ditetapkan
Tugas dan Tanggung Jawab Mitrabestari
Mitrabestari Jurnal Agrilink : membantu editor dalam membuat keputusan editorial terhadap naskah/naskah yang masuk
- Mitrabestari Jurnal Agrilink : bertanggungjawab terhadap rekomendasi naskah yang ditelaahnya.
- Telaah naskah dilakukan secara obyektif, dan didukung oleh argumentasi yang jelas.
- Mitrabestari Jurnal Agrilink bertanggungjawab terhadap kutipan, referensi, duplikasi, fabrikasi data, falsifikasi data dan plagiarisme atas naskah yang ditelaahnya.
- Mitrabestari Jurnal Agrilink : harus selalu menjaga kerahasiaan informasi dan tidak menggunakan informasi dari naskah yang ditelaahnya untuk keuntungan/kepentingan pribadi.
Tanggung jawab Penulis
- Penulis harus menyajikan naskah hasil pemikiran atau penelitiannya secara jelas, jujur, dan tanpa duplikasi, fabrikasi data, falsifikasi data dan plagiarisme.
- Penulis bertanggungjawab atas konfirmasi yang diajukan atas naskah yang telah ditulis.
- Penulis harus menunjukkan rujukan dari pendapat dan karya orang lain yang dikutip
- Penulis harus menulis naskah secara etis, jujur dan bertanggung jawab, sesuai dengan peraturan penulisan ilmiah yang berlaku.
- Penulis tidak melakukan double submit ke Jurnal lain saat proses di Jurnal Agrilink masih berlangsung
- Penulis tidak berkeberatan jika naskahnya mengalami penyuntingan pada proses penelaahan dan layout tanpa mengubah subtansi atau ide pokok dari tulisan
Penanganan Dugaan Pelanggaran Etika Penelitian (Allegation of Research Misconduct)
Jurnal Agrilink berkomitmen menjaga integritas akademik dan akan menindaklanjuti setiap dugaan pelanggaran etika penelitian yang dilaporkan oleh pembaca, penulis, reviewer, atau pihak lain. Setiap laporan akan diperiksa secara objektif melalui proses investigasi sesuai dengan prinsip etika publikasi. Apabila ditemukan pelanggaran, jurnal dapat melakukan tindakan berupa koreksi, pencabutan artikel (retraction), atau tindakan lain sesuai tingkat pelanggaran.
Conflict of Interest (Konflik Kepentingan)
Jurnal Agrilink berkomitmen menjaga integritas, objektivitas, dan transparansi dalam seluruh proses publikasi ilmiah. Konflik kepentingan merupakan suatu kondisi ketika terdapat hubungan atau kepentingan pribadi, profesional, finansial, maupun institusional yang dapat memengaruhi atau berpotensi memengaruhi objektivitas penulis, editor, reviewer, dan pihak lain yang terlibat dalam proses penerbitan.
Penulis wajib mengungkapkan setiap potensi konflik kepentingan yang berkaitan dengan penelitian, penulisan, maupun publikasi artikel. Konflik kepentingan dapat berupa hubungan pendanaan penelitian, hubungan pekerjaan, hubungan kelembagaan, hubungan pribadi, kepemilikan kepentingan tertentu, atau bentuk hubungan lain yang dapat memengaruhi interpretasi dan penyajian hasil penelitian.
Editor dan reviewer wajib menjaga independensi serta tidak terlibat dalam proses penilaian naskah apabila memiliki konflik kepentingan dengan penulis, institusi penulis, atau topik penelitian yang sedang dinilai. Editor akan mengalihkan proses penanganan naskah kepada editor lain apabila terdapat kondisi yang dapat mengganggu objektivitas dalam pengambilan keputusan editorial.
Reviewer wajib mengungkapkan kepada editor apabila menemukan adanya potensi konflik kepentingan sebelum melakukan proses penelaahan. Reviewer juga tidak diperkenankan menggunakan informasi yang diperoleh selama proses review untuk kepentingan pribadi maupun pihak lain.
Apabila ditemukan adanya konflik kepentingan yang tidak diungkapkan setelah artikel diterbitkan, jurnal berhak melakukan tindakan korektif sesuai dengan pedoman etika publikasi, termasuk melakukan klarifikasi, penerbitan pernyataan koreksi, atau tindakan lain yang dianggap perlu untuk menjaga integritas publikasi.
Dengan menerapkan kebijakan konflik kepentingan ini, Jurnal Regional Planning berupaya memastikan bahwa seluruh artikel yang diterbitkan melalui proses editorial yang transparan, objektif, dan bebas dari pengaruh kepentingan yang dapat mengurangi kredibilitas penelitian.
Post-Publication Discussion (Diskusi Paska Penerbitan)
Jurnal Agrilink memberikan kesempatan kepada pembaca, peneliti, dan komunitas akademik untuk memberikan tanggapan, masukan, atau kritik ilmiah terhadap artikel yang telah diterbitkan. Diskusi paska penerbitan merupakan bagian dari upaya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan peningkatan kualitas publikasi ilmiah. Pembaca yang menemukan kekeliruan, ketidaksesuaian metodologi, permasalahan data, atau aspek lain yang berkaitan dengan integritas artikel dapat menyampaikan tanggapan secara resmi kepada pihak jurnal melalui kontak redaksi.
Setiap masukan atau laporan yang diterima akan ditinjau oleh editor secara objektif dan proporsional. Apabila diperlukan, jurnal dapat melakukan klarifikasi kepada penulis, menerbitkan pernyataan koreksi (correction), memberikan catatan editorial, atau melakukan tindakan lain sesuai dengan pedoman etika publikasi. Jurnal Regional Planning mendorong komunikasi ilmiah yang konstruktif antara penulis, pembaca, dan komunitas akademik sebagai bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan yang berkelanjutan.
Correction and Retraction Policy (Kebijakan Koreksi dan Penarikan Kembali Artikel)
Jurnal Agrilink berkomitmen menjaga akurasi, integritas, dan keandalan seluruh artikel yang telah diterbitkan. Apabila setelah publikasi ditemukan kesalahan, ketidaktepatan informasi, atau permasalahan yang dapat memengaruhi validitas artikel, jurnal akan melakukan tindakan korektif sesuai dengan prinsip etika publikasi ilmiah.
Koreksi (Correction) dilakukan apabila terdapat kesalahan dalam artikel yang tidak memengaruhi keseluruhan hasil dan kesimpulan penelitian, seperti kesalahan penulisan, informasi bibliografi, data tertentu, atau kesalahan teknis lainnya. Koreksi akan diterbitkan dalam bentuk pemberitahuan resmi yang terhubung dengan artikel asli agar pembaca memperoleh informasi yang akurat.
Penarikan kembali artikel (Retraction) dilakukan apabila ditemukan pelanggaran serius terhadap integritas ilmiah, seperti plagiasi, fabrikasi atau falsifikasi data, publikasi ganda, kesalahan metodologi yang signifikan, atau pelanggaran etika penelitian yang menyebabkan artikel tidak dapat dipertahankan sebagai publikasi ilmiah yang valid.
Keputusan untuk melakukan koreksi atau penarikan kembali artikel dilakukan oleh editor berdasarkan hasil pemeriksaan dan evaluasi yang objektif. Dalam proses tersebut, jurnal dapat melibatkan penulis, reviewer, institusi terkait, atau pihak lain yang memiliki kompetensi sesuai dengan permasalahan yang ditemukan. Artikel yang ditarik kembali tetap dipertahankan dalam arsip jurnal dengan pemberian tanda khusus sebagai artikel yang telah ditarik (retracted article), sehingga rekam publikasi tetap terjaga dan transparan bagi pembaca.
Jurnal Agrilink mengikuti prinsip-prinsip etika publikasi internasional dalam menangani koreksi dan penarikan artikel guna menjaga kepercayaan akademik serta kualitas publikasi ilmiah.
Authorship Criteria (Kriteria Kepengarangan)
Jurnal Agrilink menetapkan bahwa kepengarangan harus diberikan kepada individu yang memiliki kontribusi nyata dan bertanggung jawab terhadap isi artikel yang diterbitkan. Pencantuman nama penulis harus mencerminkan kontribusi intelektual dan keterlibatan aktif dalam proses penelitian maupun penyusunan artikel.
Seorang penulis harus memenuhi kriteria kepengarangan, yaitu memberikan kontribusi substansial terhadap konsepsi dan desain penelitian, pengumpulan data, analisis atau interpretasi data, serta terlibat dalam penyusunan atau revisi naskah secara kritis terhadap substansi ilmiah artikel. Setiap penulis yang tercantum dalam artikel harus memberikan persetujuan terhadap versi akhir naskah sebelum diterbitkan dan bertanggung jawab atas isi artikel, termasuk memastikan bahwa penelitian dilakukan secara etis dan informasi yang disajikan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
Jurnal Regional Planning tidak memperkenankan praktik pencantuman nama sebagai penulis tanpa kontribusi yang memadai (guest authorship atau gift authorship). Pihak yang memberikan kontribusi tetapi tidak memenuhi kriteria sebagai penulis dapat dicantumkan dalam bagian ucapan terima kasih (acknowledgement). Perubahan daftar penulis setelah proses pengajuan artikel harus disertai alasan yang jelas dan persetujuan tertulis dari seluruh penulis yang terlibat. Keputusan mengenai perubahan kepengarangan akan ditinjau oleh editor sesuai dengan prinsip etika publikasi ilmiah.
Jurnal Regional Planning berkomitmen menerapkan prinsip transparansi, keadilan, dan tanggung jawab dalam menetapkan kepengarangan setiap artikel yang diterbitkan.
Plagiarism Policy (Kebijakan Plagiasi)
Jurnal Agrilink berkomitmen menjaga integritas akademik dan memastikan bahwa seluruh artikel yang diterbitkan merupakan karya ilmiah yang orisinal serta bebas dari tindakan plagiasi.
Setiap naskah yang masuk akan melalui proses pemeriksaan tingkat kemiripan (similarity check) menggunakan perangkat pendeteksi plagiasi sebelum memasuki tahap penelaahan atau sebelum diterbitkan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengidentifikasi adanya kesamaan teks, penggunaan ide, data, atau informasi ilmiah tanpa penyebutan sumber yang sesuai. Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa naskah yang dikirimkan merupakan karya asli dan telah mencantumkan sumber rujukan secara tepat terhadap setiap gagasan, data, maupun kutipan yang berasal dari karya pihak lain.
Jurnal Agrilink tidak menerima praktik plagiasi dalam bentuk apa pun, termasuk plagiasi langsung (direct plagiarism), plagiasi sebagian (partial plagiarism), plagiasi ide (idea plagiarism), maupun penggunaan kembali karya sendiri secara tidak semestinya (self-plagiarism). Apabila ditemukan indikasi plagiasi sebelum atau setelah artikel diterbitkan, editor akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mengambil tindakan sesuai dengan tingkat pelanggaran, termasuk meminta klarifikasi kepada penulis, menolak naskah, melakukan koreksi, atau menarik kembali artikel yang telah diterbitkan (retraction).
Jurnal Agrilink mengikuti prinsip etika publikasi ilmiah dalam menangani kasus plagiasi guna menjaga kualitas, kredibilitas, dan kepercayaan terhadap hasil publikasi ilmiah.
Allegation of Research Misconduct (Dugaan Pelanggaran Etika Penelitian)
Jurnal Agrilink berkomitmen menjaga integritas akademik dan bertanggung jawab dalam menangani setiap dugaan pelanggaran etika penelitian yang berkaitan dengan artikel yang diajukan maupun telah diterbitkan.
Dugaan pelanggaran etika penelitian dapat meliputi, tetapi tidak terbatas pada, fabrikasi data (fabrication), falsifikasi data (falsification), plagiasi, publikasi ganda, manipulasi kepengarangan, manipulasi proses penelaahan, serta bentuk pelanggaran lain yang bertentangan dengan prinsip integritas ilmiah. Setiap laporan atau dugaan pelanggaran yang diterima akan ditangani secara objektif, rahasia, dan sesuai dengan prosedur etika publikasi ilmiah. Editor akan melakukan pemeriksaan awal terhadap laporan yang diterima dan dapat meminta klarifikasi dari penulis, reviewer, atau pihak terkait apabila diperlukan.
Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pelanggaran etika penelitian, jurnal dapat mengambil tindakan sesuai tingkat pelanggaran, termasuk penolakan naskah, penerbitan klarifikasi, koreksi artikel, pencabutan artikel (retraction), atau tindakan editorial lainnya. Jurnal Agrilink menjamin bahwa setiap laporan dugaan pelanggaran akan diproses secara adil dengan tetap menghormati hak semua pihak yang terlibat serta menjaga kepercayaan terhadap proses publikasi ilmiah.
Conflict of Interest (Konflik Kepentingan)
Jurnal Agrilink berkomitmen menjaga transparansi, objektivitas, dan integritas dalam seluruh proses penelitian serta publikasi ilmiah. Konflik kepentingan merupakan kondisi ketika terdapat hubungan, kepentingan, atau keadaan tertentu yang dapat memengaruhi atau berpotensi memengaruhi penilaian objektif terhadap suatu artikel.
Penulis wajib mengungkapkan setiap potensi konflik kepentingan yang berkaitan dengan penelitian, penulisan, maupun publikasi artikel. Konflik kepentingan dapat berupa hubungan keuangan, hubungan pekerjaan, hubungan kelembagaan, hubungan pribadi, kepentingan akademik, atau bentuk hubungan lainnya yang dapat memengaruhi hasil penelitian maupun keputusan publikasi.
Editor dan reviewer wajib menjaga independensi dalam menjalankan tugasnya. Editor tidak diperkenankan menangani naskah apabila memiliki konflik kepentingan dengan penulis, institusi penulis, atau topik penelitian yang dapat memengaruhi objektivitas keputusan editorial. Reviewer wajib memberi tahu editor apabila terdapat kondisi yang dapat menimbulkan konflik kepentingan sebelum melakukan proses penelaahan. Reviewer juga wajib menjaga kerahasiaan informasi dalam naskah dan tidak menggunakan informasi tersebut untuk kepentingan pribadi.
Apabila setelah publikasi ditemukan adanya konflik kepentingan yang tidak diungkapkan sebelumnya, Jurnal Regional Planning akan melakukan pemeriksaan dan mengambil tindakan yang diperlukan sesuai dengan prinsip etika publikasi ilmiah. Jurnal Agrilink menerapkan kebijakan konflik kepentingan untuk memastikan seluruh proses editorial dan publikasi berlangsung secara transparan, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Post-Publication Discussion (Diskusi Paska Penerbitan)
Jurnal Agrilink memberikan kesempatan kepada pembaca, peneliti, dan komunitas akademik untuk memberikan tanggapan, masukan, atau kritik ilmiah terhadap artikel yang telah diterbitkan. Diskusi paska penerbitan merupakan bagian dari upaya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan peningkatan kualitas publikasi ilmiah. Pembaca yang menemukan kekeliruan, ketidaksesuaian metodologi, permasalahan data, atau aspek lain yang berkaitan dengan integritas artikel dapat menyampaikan tanggapan secara resmi kepada pihak jurnal melalui kontak redaksi.
Setiap masukan atau laporan yang diterima akan ditinjau oleh editor secara objektif dan proporsional. Apabila diperlukan, jurnal dapat melakukan klarifikasi kepada penulis, menerbitkan pernyataan koreksi (correction), memberikan catatan editorial, atau melakukan tindakan lain sesuai dengan pedoman etika publikasi. Jurnal Agrilink mendorong komunikasi ilmiah yang konstruktif antara penulis, pembaca, dan komunitas akademik sebagai bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan yang berkelanjutan.



