PERANAN WANITA DALAM BUDIDAYA TANAMAN HIAS DI PEKARANGAN DAN MANFAATNYA TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI KOTA PEMATANGSIANTAR

Authors

  • martua siadari Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Simalungun Author
  • Robert Alfredo Sinaga Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Simalungun Author

Keywords:

Peranan Wanita, Pendapatan, Tanaman Hias, Pekarangan

Abstract

Penelitian bertujuan untuk (1) mengetahui peranan dan kendala yang dialami wanita dalam budidaya tanaman hias di pekarangan rumah. (2) mengetahui tujuan dan manfaat dari budidaya tanaman hias di pekarangan rumah (3)  mengetahui frekuensi dan curahan waktu wanita dan lamanya dalam budidaya tanaman hias di pekarangan (4)  mengetahui hubungan pendapatan dari pekarangan dalam pendapatan keluarga.Penelitian ini dilaksanakan pada mei s/d juni  2021 dimana daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive), yaitu di Kota Pematangsiantar dan mengambil populasi sebanyak 60 dan menjadikan sampel sebanyak 30 responden, dari hasil penelitian dapat  disimpulkan, (1). Peranan wanita pada pengolahan tanah berdasarkan tipe rumah 21 memiliki rata-rata peranan tertinggi dengan nilai 3,83 dengan pendapatan rata-rata pendapatan Rp876.540, sedangkan peranan wanita pada pengolahan tanah di tipe rumah 54 yang paling rendah dengan jumlah 2,00 dan rata-rata pendapatannya Rp1.047.324.. Sedangkan kendala dalam mengelola budidaya tanaman hias dapat dijelaskan bahwa kendala wanita dalam mengelola tanaman hias terbanyak yaitu modal sebanyak 16 responden dan memiliki frekuensi 53,33 sedangkan kendala paling sedikit yaitu jumlah permintaan dan harga tanaman bersifat fluktuatif sebanyak 4 responden dan memiliki frekuemsi 13,33. (2). Budidaya tanaman hias di pekarangan untuk kebutuhan fisiologis memiliki 8 responden dan kebutuhan yang paling banyak yaitu kebutuhan fisiologis sebanyak 8 responden dengan persentase 26,67%. (3). Curahan waktu wanita dalam budidaya tanaman hias dalam 1 minggu dengan rata-rata 38,43, sedangkan rata-rata curahan waktu wanita dalam kegiatan rumah dan pekerjaan lainnya dalam 1 minggu dengan rata-rata 39,32. Sehingga dapat disimpulkan curahan waktu wanita dalam kegiatan rumah dan pekerjaan lainnya lebih banyak daripada curahan waktu wanita pada budidaya tanaman hias. (4). Hasil pengujian terhadap 30 sampel menunjukkan korelasi Rank Spearman antara antara tingkat pendapatan tanaman hias dengan pendapatan keluarga adalah berhubungan nyata. Bentuk hubungannya positif, dengan tingkat keeratan hubungan yang tergolong kategori korelasi sedang yang dapat dilihat dari nilai correlation coefficient sebesar 0,590.

Published

2023-02-01