Penaksiran Stok Karbon Berdasarkan Tutupan Lahan Pada KHDTK Aek Nauli Bagi Pembangunan Kehutanan Berkelanjutan Di Kabupaten Simalungun
DOI:
https://doi.org/10.36985/6y6g4g95Keywords:
Stok Karbon, Tutupan Lahan, Pengembangan Hutan BerkelanjutanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur stok karbon pada berbagai tipe penutupan lahan di KHDTK. Penelitian dilaksanakan pada bulan Nopember 2025– Januari 2026 di KHDTK Aek Nauli Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun. Luas KHDTK Aek Nauli adalah 2.415,36 hektar yang terdiridari hutan terbuka, hutan pinus dan hutan campuran. Metode pengumpulan data meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari pengamatan langsung dilapangan yang mencakup pencatatan jenis tanaman, pengukuran diameter batang dan tinggi tanaman berkayu, vegetasi non kayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stok karbon di KHDTK Aek Nauli bervariasi secara signifikan antar tipe penutupan lahan, yang dipengaruhi oleh perbedaan biomassa. Tegakan pinus memiliki stok karbon tertinggi sebesar 296,69 ton/ha. Hutan campuran memiliki stok karbon sedang sebesar 117,62 ton/ha, lahan terbuka menunjukkan stok karbon terendah sebesar 75,83 ton/ha. Tegakan pinus berperan dominan dalam fungsi regulasi iklim dan peningkatan kualitas lingkungan, sementara hutan campuran berfungsi sebagai penyangga ekologis pada skala lanskap. Lahan terbuka menjadi indikator degradasi ekosistem dan prioritas utama rehabilitasi. Oleh karena itu, pengelolaan hutan KHDTK Aek Nauli dalam kerangka PHPL perlu difokuskan pada restorasi lahan terbuka, penguatan struktur hutan campuran, perlindungan tegakan pinus, serta monitoring karbon untuk menjamin keberlanjutan ekosistem jangka panjang
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dimpu Jekson Panjaitan, Jef Rudiantho Saragih, Benteng Haposan Sihombing, Tioner Purba (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




