POLEMIK ALOKASI DANA MBG DALAM APBN 2026: TINJAUAN KONSTITUSIONALITAS ANGGARAN PENDIDIKAN 20%

Authors

  • Hilda Aulia Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta image/svg+xml Author
  • Kayla Chairunnisa Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta image/svg+xml Author
  • Putri Nurkhalifah Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta image/svg+xml Author
  • Zaenul Slam Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta image/svg+xml Author

DOI:

https://doi.org/10.36985/zr1aeh92

Keywords:

Makan Bergizi Gratis, APBN 2026, Konstitusionalitas, CrowdingOut, Anggaran Pendidikan

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis polemik alokasi dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam APBN 2026 serta menilai konstitusionalitasnya terhadap ketentuan anggaran pendidikan minimal 20% sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif yuridis yang didukung studi dokumentasi dan analisis kebijakan. Hasil menunjukkan bahwa secara formal alokasi anggaran pendidikan tetap memenuhi batas 20%. Namun, secara substantif terdapat indikasi pergeseran fungsi anggaran akibat pembiayaan program MBG yang berpotensi menekan prioritas belanja pendidikan (crowding out). Analisis dokumen memperlihatkan bahwa porsi anggaran MBG cukup signifikan dalam struktur belanja negara, sehingga memunculkan perdebatan mengenai kesesuaian kebijakan dengan tujuan konstitusional pendidikan.

Published

2026-04-28

Issue

Section

Articles

How to Cite

POLEMIK ALOKASI DANA MBG DALAM APBN 2026: TINJAUAN KONSTITUSIONALITAS ANGGARAN PENDIDIKAN 20%. (2026). Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 7(1), 62-70. https://doi.org/10.36985/zr1aeh92

Most read articles by the same author(s)