TRADISI RITUAL BERSIH DESA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KETAHANAN BUDAYA: STUDI KASUS DI DESA BLABAKAN KECAMATAN MEJAYAN

Authors

  • Amelia Maharani Universitas PGRI Madiun Author
  • Amin Nurjanah Universitas PGRI Madiun Author
  • Muhammad Hanif Universitas PGRI Madiun Author

DOI:

https://doi.org/10.36985/jps22062

Keywords:

Bersih desa, budaya, ketahanan, kearifan lokal

Abstract

Penelitian ini menganalisis tradisi bersih desa di Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan, Kabuputen Madiun sebagai salah satu cara untuk memperkuat ketahanan budaya Masyarakat lokal ditengah arus moderanisasi dan globalisasi yang semakin cepat. Bersih desa adalah kegiatan tahunan yang telah dilaksanakan secara turun – temurun dan memiliki dimensi sosial, spiritual, dan ekologis yang kaya akan makna. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode etnografi dan studi kasus. Untuk mengumpulkan data, dilakukan observasi, wawancara mendalam dengan para pejabat desa dan anggota masyarakat, serta kajian dokumen yang relevan. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa tradisi bersih desa di Desa Blabakan berperan sebagai: (1) sarana penyampian nilai – nilai budaya dari generasi ke generasi, (2) alat pembentuk kohesi social dan solidaritas antar anggota komunitas, (3) cara bernegosiasi identitas budaya lokal dalam menghadapi pengaruh budaya global, dan (4) srategi adaptasi masyarakat dalam menjaga kearifan lokal. Meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan seperti perubahan minat dari generasi muda dan masuknya teknologi digital, ritual ini tetap bisa bertahan dan beradaptasi melalui upaya revitalisasi yang dilakukan oleh pemerintah setempat. Penelitian ini menegaskan bahwa bersih desa lebih dari sekadar ritual seremonial sosial dan budaya yang sangat penting ketahanan dan keberlangsungan identitas komunitas.

 

Published

2026-10-07

Issue

Section

Articles

How to Cite

TRADISI RITUAL BERSIH DESA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KETAHANAN BUDAYA: STUDI KASUS DI DESA BLABAKAN KECAMATAN MEJAYAN. (2026). Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 7(2), 75-82. https://doi.org/10.36985/jps22062

Most read articles by the same author(s)