Analisis Dampak Kemitraan Inti Plasma Industri Rotan Di Kabupaten Cirebon Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Authors

  • Fitri Yanti Universitas Negeri Semarang Author
  • Khasan Setiaji Universitas Negeri Semarang Author

DOI:

https://doi.org/10.36985/asfmev24

Keywords:

Kemitraan Inti Plasma, Manufaktur, Kearifan Lokal, Rantai Nilai Global

Abstract

Studi ini menganalisis dampak sistem kemitraan inti-plasma dalam industri rotan terhadap kesejahteraan masyarakat di Desa Tegalwangi, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Menanggapi kesenjangan dalam literatur yang sebagian besar berfokus pada sektor agribisnis dan perkebunan, penelitian ini mengeksplorasi penerapan model kemitraan dalam industri manufaktur berbasis kerajinan yang padat karya dengan fokus yang lebih luas, tidak hanya pada aspek pendapatan tetapi juga menganalisis dampak keberadaan industri rotan dengan pola inti-plasma terhadap kesejahteraan masyarakat secara komprehensif, yang mencakup dimensi sosial dan ekonomi. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan perusahaan inti, pengrajin plasma, dan pemerintah daerah. Dalam penelitian ini, teori kemitraan inti-plasma digunakan sebagai kerangka utama untuk menganalisis hubungan kerja sama antara perusahaan inti dan masyarakat plasma dalam industri rotan. Kemitraan ini telah meningkatkan kesejahteraan dengan mengalihkan mata pencaharian dari pertanian musiman ke ekonomi rotan yang lebih stabil, memberikan jaminan penghasilan, akses pasar, dan pekerjaan berbasis home industry yang fleksibel. Namun, ketergantungan ekspor yang tinggi, ketidakseimbangan kekuatan tawar-menawar, keterbatasan transparansi harga, dan kelemahan institusi lokal menjadi tantangan bagi keberlanjutan jangka panjang

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-05-28

How to Cite

Yanti, F., & Setiaji, K. (2026). Analisis Dampak Kemitraan Inti Plasma Industri Rotan Di Kabupaten Cirebon Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Jurnal Ekuilnomi, 8(2), 455-469. https://doi.org/10.36985/asfmev24