Pengaruh Fear of Missing Out (Fomo) Terhadap Pembelian Kompulsif Dengan Depresi, Kecemasan Sosial, Dan Materialisme Sebagai Mediasi Serta Mindfulness Sebagai Moderasi
DOI:
https://doi.org/10.36985/x8p30b21Keywords:
Depresi, Fear of Missing Out (FOMO), Kecemasan Sosial, Materialisme, Mindfulness, Pembelian KompulsifAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) terhadap pembelian kompulsif dan peran mediasi depresi, kecemasan sosial, dan materialisme, serta moderasi mindfulness. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dan berbantuan software SmartPLS 4. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel 280 responden dengan kriteria pengguna Tiktok, Instagram, X, dan/atau Facebook yang berusia minimal 18 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO memiliki pengaruh positif terhadap pembelian kompulsif, depresi memediasi pengaruh FOMO terhadap pembelian kompulsif, kecemasan sosial memediasi pengaruh FOMO terhadap pembelian kompulsif, materialisme memediasi pengaruh FOMO terhadap pembelian kompulsif, mindfulness melemahkan pengaruh FOMO terhadap depresi, mindfulness melemahkan pengaruh FOMO terhadap kecemasan sosial, dan mindfulness melemahkan pengaruh FOMO terhadap materialisme
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nadaa Nur Syifa, Aniek Hindrayani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






