Keputusan Pelaku UMKM Menggunakan QRIS Sebagai Sistem Pembayaran Di Kecamatan Tamalate Dengan Pendekatan Logistik Biner
DOI:
https://doi.org/10.36985/thqv0g66Keywords:
Keputusan Pengguna, Pengetahuan Keuangan Digital, QRIS, Regresi Logistik Biner, UMKM KulinerAbstract
Penelitian kuantitatif ini mengkaji keputusan UMKM kuliner dalam mengadopsi dan memilih jenis QRIS (Statis atau Dinamis) di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Melalui teknik snowball sampling, data dari 40 responden dianalisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman dan regresi logistik biner. Hasil uji instrumen menunjukkan seluruh kuesioner valid dan reliabel. Berdasarkan hasil uji Rank Spearman, seluruh variabel bebas (kemanfaatan, kemudahan, keamanan, pengetahuan) memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap keputusan menggunakan QRIS secara umum, dengan keamanan sebagai faktor terkuat. Namun, hasil uji regresi logistik biner menunjukkan seluruh variabel bebas tidak memiliki pengaruh signifikan secara statistik terhadap probabilitas pemilihan jenis QRIS yang diperlihatkan oleh nilai yang dihasilkan Nagelkerke sangat rendah yaitu 0,037 atau 3,7%. Ketidaksignifikanan model ini mengungkap implikasi manajerial bahwa keputusan riil UMKM memilih jenis QRIS tidak ditentukan oleh persepsi keamanan atau pengetahuan digital, melainkan pada langkah taktis efisiensi biaya operasional jangka pendek melalui penolakan menggunakan perangkat mesin EDC. Secara makro, dominasi QRIS statis yang masif oleh 95% pelaku UMKM berpotensi mendorong kecepatan peredaran uang (V) dalam teori kuantitas uang, sehingga hal ini dapat mendukung efisiensi transaksi di sektor riil.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Noer Kholifa Fitriyaningrum, Basri Bado, Sri Astuty, Abd. Rahim, Muhammad Imam Ma’ruf (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






