Analisis Nilai Tambah Dan Strategi Pengembangan Olahan Kopi Arabika Di Kabupaten Simalungun
DOI:
https://doi.org/10.36985/32e86q59Keywords:
Kopi Arabika, Nilai Tambah, SWOTAbstract
Penelitian ini bertujuan : 1. Untuk mengetahui bagaimana pengolahan kopi arabika di daerah penelitian. 2. Untuk mengetahui adanya nilai tambah dalam proses pengolahan kopi arabika di. daerah. penelitian. 3. Untuk mengetahui strategi pengembangan pengolahan kopi bubuk arabika di daerah penelitian. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif dan kuantitatif, serta metode pengambilan sampel yaitu secara pengelompokan (clutser random sampling). Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Simalungun Kecamatan Pamatang Sidamanik diambil 2 unit usaha pengolahan kopi arabika (Rumah Kopi Saabas, dan Butu Coffee) serta di Kecamatan Raya diambil 1 unit usaha pengolahan kopi arabika (Rumah Produksi Boraspati Coffee). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengolahan yang dilakukan adalah pengolahan basah. Proses pengolahan dapat meningkatkan nilai tambah suatu produk. Jenis produk kopi bubuk memberikan nilai tambah terbersar jika dibandingkan dengan pengolahan gelondong merah menjadi gabah. Strategi pengembangan kopi bubuk adalah a) dengan mengembangkan wilayah sentra produksi kopi arabika dengan memperbaiki penanganan hasil gelondong merah. b) Adanya sistem permodalan dan riset untuk upaya pengembangan inovasi produk olahan agar dapat bersaing di pasar. c) Melakukan promosi melalui pameran dalam pengembangan inovasi kopi bubuk arabika di Kabupaten Simalungun
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Wahyunita Sitinjak, Zulkarnain Lubis, Mhd Buhari Sibuea (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






