IMPLEMENTASI CASE-BASED LEARNING BERBASIS OUTCOME-BASED EDUCATION UNTUK MENGEMBANGKAN EMPATI DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA

Authors

Keywords:

case-based learning, outcome-based education, empati, berpikir kritis, Pendidikan Pancasila

Abstract

Pendidikan Pancasila sebagai mata kuliah umum (MKU) di perguruan tinggi tidak hanya bertujuan menumbuhkan pengetahuan konseptual mengenai dasar negara, tetapi juga membentuk sikap, karakter, dan kecakapan berpikir mahasiswa sebagai calon sarjana yang berwawasan kebangsaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi CBL dan OBE dapat dilakukan melalui empat tahap utama, yaitu perumusan capaian pembelajaran berbasis kasus, penyajian kasus kontekstual bermuatan nilai Pancasila, fasilitasi diskusi reflektif-dialogis, dan penilaian autentik berbasis portofolio dan kinerja. Kasus-kasus yang melibatkan dilema sosial, keberagaman, dan isu kemanusiaan terbukti relevan untuk melatih perspective-taking dan kepedulian emosional, sekaligus mendorong mahasiswa menganalisis argumen, mengevaluasi bukti, dan merumuskan solusi secara sistematis. Artikel ini menyimpulkan bahwa perpaduan CBL dan OBE berpotensi menjadikan Pendidikan Pancasila lebih kontekstual, reflektif, dan relevan dengan karakteristik keilmuan psikologi, serta merekomendasikan penguatan instrumen penilaian empati dan berpikir kritis pada RPS mata kuliah tersebut.

Published

2026-04-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

IMPLEMENTASI CASE-BASED LEARNING BERBASIS OUTCOME-BASED EDUCATION UNTUK MENGEMBANGKAN EMPATI DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA. (2026). Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 7(1), 219-228. https://jurnal.usi.ac.id/index.php/moralita/article/view/2617