CIVIC ENGAGEMENT MAHASISWA SEBAGAI WARGA NEGARA DAN PRAKTIK GAYA HIDUP BERKELANJUTAN DALAM KONTEKS TRANSISI ENERGI
Keywords:
Civic Engagement, Gaya Hidup Berkelanjutan, Mahasiswa, Transisi Energi, Attitude-Behavior GapAbstract
Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan menganalisis hubungan antara civic engagement dan gaya hidup berkelanjutan pada mahasiswa dalam konteks transisi energi. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur terhadap empat mahasiswa dan dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepedulian mahasiswa lebih didasari pertimbangan nilai sosial daripada pemahaman teknis. Walau seluruh partisipan telah berhemat listrik atas motif biaya dan moral, konsistensi perilaku serta tingkat partisipasi mereka masih terhambat oleh kebiasaan, kenyamanan, dan keterbatasan ruang kegiatan formal. Kesimpulannya, civic engagement dan gaya hidup berkelanjutan saling berkaitan sebagai kecenderungan, tetapi tidak berjalan otomatis akibat timbulnya attitude-behavior gap. Keterlibatan sivik mahasiswa sangat dipengaruhi oleh ketersediaan kesempatan dan fasilitas. Oleh karena itu, perguruan tinggi berperan penting menyediakan ruang partisipasi nyata guna menjembatani kepedulian menjadi tindakan berkelanjutan yang konsisten.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Michele Anastasia Clyren Loekito, Paskahlia Syalomitha Mamengko, Michella Cindy Natasya Putri, Majesty Love Michellanda Lapian, Agoes Dariyo, Pamela Hendra Heng (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


