Pengelolaan Industri Wisata Desa Sippan Berbasis Sosial Media
DOI:
https://doi.org/10.36985/5rsmfa22Keywords:
Desa Wisata, Media SosialAbstract
Pengelolaan industri wisata desa saat ini membutuhkan strategi inovatif untuk meningkatkan daya tarik dan daya saing, terutama melalui pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola wisata di Desa Sippan dalam mengelola dan mempromosikan potensi wisata berbasis media sosial. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya literasi digital, kurang optimalnya promosi wisata, serta belum terintegrasinya strategi pemasaran digital. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dalam penggunaan platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok sebagai sarana promosi wisata. Selain itu, dilakukan penguatan branding desa wisata, pembuatan konten kreatif, serta strategi manajemen akun media sosial yang efektif dan berkelanjutan. Evaluasi dilakukan melalui peningkatan pemahaman peserta, kualitas konten yang dihasilkan, serta peningkatan interaksi dan jangkauan promosi digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola media sosial sebagai alat promosi wisata. Selain itu, terbentuknya identitas digital Desa Sippan yang lebih kuat diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan demikian, pemanfaatan media sosial menjadi strategi efektif dalam pengelolaan industri wisata desa yang berkelanjutan
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dermawan Perangin-angin, Yoan Hendrawan Junpridan Saragih, Elfina O P Damanik, Nursahrina Sinaga, Desmi Triyanti Purba, Resna Napitu, Dasmaika Apriani Haloho, Kristanto Kristanto, Yulita Santa Nova Girsang (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

