Strategi Hybrid Marketing Dalam Industri Fashion Muslimah: Studi Kasus Toko Sahlacollection_BJM

Authors

  • Istiqomah Istiqomah UIN Plangka Raya Author
  • Muzalifah Muzalifah UIN Plangka Raya Author
  • Abdul Helim UIN Plangka Raya Author

DOI:

https://doi.org/10.36985/agj86f89

Keywords:

Hybrid Marketing, Fashion Muslimah, UMKM, Strategi Pemasaran, Bauran Pemasaran 7P, Pemasaran Digital

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi hybrid marketing yang diterapkan oleh Toko Sahlacollection_BJM dalam memasarkan produk fashion muslimah secara online dan offline. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi hybrid marketing yang mengombinasikan penggunaan marketplace dengan toko fisik mampu memperluas jangkauan pasar dan memperkuat loyalitas konsumen. Implementasi bauran pemasaran 7P—produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik—berperan penting dalam membangun keunggulan kompetitif toko. Strategi penetapan harga yang terjangkau, pelayanan responsif 24 jam, pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan platform Shopee, serta kegiatan promosi seperti testimonial dan give away menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kepercayaan dan kepuasan konsumen. Keberadaan toko fisik memberikan nilai tambah berupa pengalaman berbelanja langsung yang memperkuat kepercayaan terhadap kualitas produk. Strategi ini terbukti relevan bagi pelaku UMKM di industri fashion muslimah untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar yang kompetitif. Model hybrid marketing memberikan solusi strategis dalam mengoptimalkan sinergi antara inovasi digital dan kehadiran fisik untuk pertumbuhan bisnis berkelanjutan

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-02-15

How to Cite

Istiqomah, I., Muzalifah, M., & Helim, A. (2026). Strategi Hybrid Marketing Dalam Industri Fashion Muslimah: Studi Kasus Toko Sahlacollection_BJM. Jurnal Ekuilnomi, 8(1), 227-237. https://doi.org/10.36985/agj86f89