Pemberdayaan Strategis Ukm Kreatif Tradisional Melalui Kolaborasi Penta Helix Di Kota Medan
DOI:
https://doi.org/10.36985/srn9ra68Keywords:
UKM Kreatif Tradisional, Analisis SWOT, Model Penta HelixAbstract
Penelitian ini menganalisis strategi pengebangan sektor usaha kecil dan menengah kreatif tradisional pada subsektor batik, tenun, dan bordir di kota Medan dengan menggunakan pendekatan SWOT dan model kolaboratif Penta Helix. Melalui metode kualitatif berbasis wawancara, observasi, serta FGD, penelitian ini menyatakan ketimpangan antar sektor dan lemahnya integrasi kebijakan pemerintah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi efektif antar akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas, dan media menjadi kunci transformasi Usaha Kecil Menengah menuju ekosistem inovatif yang adaptif dan berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan urgensi tata kelola kolaboratif dalam memperkuat ekonomi budaya daerah non-metropolitan
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Inggrita Gusti Sari Nasution, Frida Ramadini (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






