Pengaruh Persepsi Masyarakat Mengenai Kesyariahan Perbankan Syariah Terhadap Preferensi Menjadi Nasabah Bank Syariah
DOI:
https://doi.org/10.36985/3hwt8610Keywords:
Persepsi, Preferensi, Perbankan SyariahAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana persepsi masyarakat terhadap prinsip kesyariahan dalam perbankan syariah serta pengaruhnya terhadap minat menjadi nasabah bank syariah. Data dikumpulkan melalui metode non-probability sampling dengan responden mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang menggunakan instrumen kuesioner. Teknik analisis menggunakan regresi linear. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa persepsi masyarakat mengenai kesesuaian prinsip syariah pada perbankan syariah mempunyai pengaruh yang positif serta signifikan terhadap preferensi untuk menjadi nasabah bank syariah. Dilihat dari persepsi, sebagian mayoritas mahasiswa telah menerima bahwa keberadaan bank syariah didasarkan pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan bunga bank sebagai praktik yang haram karena termasuk riba, sehingga bank syariah dipandang sebagai alternatif yang lebih sesuai untuk menghindari sistem riba dalam perbankan konvensional. Meskipun demikian, dari sisi preferensi, masyarakat belum sepenuhnya menjadikan bank syariah sebagai pilihan utama. Temuan ini mengindikasikan bahwa walaupun secara umum masyarakat telah mengakui peran perbankan syariah sebagai solusi untuk menghindari riba, pengakuan tersebut belum secara langsung mendorong keputusan untuk menjadi nasabah bank syariah
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andika Fahnizar, Wirman Wirman (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






