Analisis Pengaruh Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kota Pematangsiantar

Authors

  • Ilhamsyah Sinaga Author
  • Darwin Damanik Author
  • Pawer Darasa Panjaitan Author
  • Arnold Sultantio Hutabarat Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan, Bogor, Indonesia Translator

DOI:

https://doi.org/10.36985/jg3cqy09

Keywords:

Belanja Rutin, Belanja Pembangunan, Pertumbuhan Ekonomi, Regresi Linier Berganda

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja rutin dan belanja pembangunan terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Pematang Siantar selama periode 2010–2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan APBD Kota Pematang Siantar. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan program EViews 12, serta dilengkapi dengan pengujian asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinieritas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, belanja rutin berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan belanja pembangunan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,691, yang berarti 69,1% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh belanja rutin dan belanja pembangunan. Uji Durbin–Watson menghasilkan nilai sebesar 0,6605, yang mengindikasikan adanya autokorelasi positif dalam model. Disarankan agar pemerintah daerah lebih memprioritaskan belanja pembangunan yang bersifat produktif dan menekan pertumbuhan belanja rutin yang bersifat konsumtif guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Sinaga, I., Damanik, D., & Panjaitan, P. D. (2026). Analisis Pengaruh Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kota Pematangsiantar. Jurnal Ekuilnomi, 8(2), 754 – 762. https://doi.org/10.36985/jg3cqy09

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 > >>